• Celoteh
  • Puisi
  • Memorabilia
  • Hibernasi
  • Esai
  • Cerpen
  • Tajalli
  • Rehal
  • Tokoh
  • Celoteh
  • Puisi
  • Memorabilia
  • Hibernasi
  • Esai
  • Cerpen
  • Tajalli
  • Rehal
  • Tokoh

Tjak S. Parlan

Lahir di Banyuwangi, 10 November 1975. Cerpen dan puisinya disiarkan di sejumlah media, seperti Media Indonesia, Pikiran Rakyat, Bali Post, Jurnal Nasional, Republika, Sinar Harapan, dan lain-lain. Juga terangkum dalam buku antologi bersama, Tonggak, Simpang Lima, Dzikir Pengantin Taman Sare, Tuah Tara No Ate, Sauk Seloko, Mahar Kebebasan, dan lain-lain. Saat ini, penulis tinggal di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Seekor Kucing yang Mati di Suatu Pagi

Tjak S. Parlan 7 Komentar

Sewaktu Nizami membeli rumah itu, ia tidak menginginkan pemiliknya meninggalkan seekor kucing kampung kurus itu bersamanya. Kucing berbulu belang itu […]

Continue Reading
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Pinterest
  • LinkedIn

Sayembara Novel basabasi 2019

TIM KURATOR

Cara Mengirim Tulisan

Terpopuler

Sorry. No data so far.

Kategori

Celoteh (148) Cerita Pendek (177) Esai (165) Extra (26) Hibernasi (158) Memorabilia (40) Puisi (170) Rehal (128) Tajalli (57) Tokoh (12)

Terbaru

  • Seruan kepada Guru Sastra Celoteh25/02/2019

  • Takdir dan Pengabdian di Jawa Tokoh23/02/2019

  • Setelah Sekian Alih Wahana Rehal23/02/2019

Komentar

  • Perempuan yang Disiksa Hidungnya

    Puput Mentari22/02/2019
  • Sayembara Novel Basabasi 2019

    megakuis10/01/2019
  • Namaku Bumi

    Utari Rachma Siwi06/10/2017

Media Sosial

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Instagram
  • Pinterest
  • Tumblr
  • Foursquare
  • YouTube
  • Vimeo
  • Tim Kurator
  • Cara Mengirim Tulisan
  • Penulis
  • Disclaimer

© 2019 | basabasi.co | WordPress Themes by ShapingRain

Scroll up