• Celoteh
  • Puisi
  • Memorabilia
  • Hibernasi
  • Esai
  • Cerpen
  • Tajalli
  • Rehal
  • Tokoh
  • Celoteh
  • Puisi
  • Memorabilia
  • Hibernasi
  • Esai
  • Cerpen
  • Tajalli
  • Rehal
  • Tokoh

Nizar Qabbani

lahir di Damaskus, Suriah 21 Maret 1923. Salah satu penyair modern terbesar yang dimiliki dan dibanggakan bangsa Arab. Setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Damaskus pada 1944, Nizar memilih pindah dan menetap di London. Hal demikian ia lakukan demi menjamin kebebasan berekspresi yang tak ia dapatkan di Damaskus. Nizar Qabbani meninggal pada 1 Mei 1998. Puisi-puisi di atas diterjemahkan dari poemhunter.com

Puisi-Puisi Nizar Qabbani (Suriah); Kekasihku Bertanya Padaku

Nizar Qabbani 1 Komentar

Syair   1 Kawan Kata-kata lama telah mati. Buku-buku lama telah mati. Pembicaraan kita mengenai lubang seperti sepatu usang telah […]

Continue Reading
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Pinterest
  • LinkedIn

Sayembara Novel basabasi 2019

TIM KURATOR

Cara Mengirim Tulisan

Terpopuler

Sorry. No data so far.

Kategori

Celoteh (148) Cerita Pendek (177) Esai (165) Extra (26) Hibernasi (158) Memorabilia (40) Puisi (170) Rehal (128) Tajalli (57) Tokoh (12)

Terbaru

  • Seruan kepada Guru Sastra Celoteh25/02/2019

  • Takdir dan Pengabdian di Jawa Tokoh23/02/2019

  • Setelah Sekian Alih Wahana Rehal23/02/2019

Komentar

  • Perempuan yang Disiksa Hidungnya

    Puput Mentari22/02/2019
  • Sayembara Novel Basabasi 2019

    megakuis10/01/2019
  • Namaku Bumi

    Utari Rachma Siwi06/10/2017

Media Sosial

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Instagram
  • Pinterest
  • Tumblr
  • Foursquare
  • YouTube
  • Vimeo
  • Tim Kurator
  • Cara Mengirim Tulisan
  • Penulis
  • Disclaimer

© 2019 | basabasi.co | WordPress Themes by ShapingRain

Scroll up