• Celoteh
  • Puisi
  • Memorabilia
  • Hibernasi
  • Esai
  • Cerpen
  • Tajalli
  • Rehal
  • Tokoh
  • Celoteh
  • Puisi
  • Memorabilia
  • Hibernasi
  • Esai
  • Cerpen
  • Tajalli
  • Rehal
  • Tokoh

Kamil Dayasawa

lahir di Sumenep, 05 Juni 1991. Alumni PP. AL-AMIEN PRENDUAN, Sumenep. Puisinya termaktub dalam antologi: Estafet (2010), Akar Jejak (2010), Memburu Matahari (2011), Sauk Seloko (2012), Ayat-Ayat Selat Sakat (2013), Bersepeda ke Bulan (2014), Bendera Putih untuk Tuhan (2014) dan Pada Batas Tualang (2015).

Aromasha; Puisi-Puisi Kamil Dayasawa (Sumenep)

Aromasha; Puisi-Puisi Kamil Dayasawa (Sumenep)

Kamil Dayasawa Tidak ada Komentar

Aromasha kala bintang jatuh tengah malam cericit kelelawar pada dahan membangunkan bulu roma bulan redup tertutup kabut seperti mata ingin […]

Continue Reading
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Pinterest
  • LinkedIn

Sayembara Novel basabasi 2019

TIM KURATOR

Cara Mengirim Tulisan

Terpopuler

Sorry. No data so far.

Kategori

Celoteh (148) Cerita Pendek (177) Esai (165) Extra (26) Hibernasi (158) Memorabilia (40) Puisi (170) Rehal (128) Tajalli (57) Tokoh (12)

Terbaru

  • Seruan kepada Guru Sastra Celoteh25/02/2019

  • Takdir dan Pengabdian di Jawa Tokoh23/02/2019

  • Setelah Sekian Alih Wahana Rehal23/02/2019

Komentar

  • Perempuan yang Disiksa Hidungnya

    Puput Mentari22/02/2019
  • Sayembara Novel Basabasi 2019

    megakuis10/01/2019
  • Namaku Bumi

    Utari Rachma Siwi06/10/2017

Media Sosial

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Instagram
  • Pinterest
  • Tumblr
  • Foursquare
  • YouTube
  • Vimeo
  • Tim Kurator
  • Cara Mengirim Tulisan
  • Penulis
  • Disclaimer

© 2019 | basabasi.co | WordPress Themes by ShapingRain

Scroll up