• Celoteh
  • Puisi
  • Memorabilia
  • Hibernasi
  • Esai
  • Cerpen
  • Tajalli
  • Rehal
  • Tokoh
  • Celoteh
  • Puisi
  • Memorabilia
  • Hibernasi
  • Esai
  • Cerpen
  • Tajalli
  • Rehal
  • Tokoh

Dadang Ari Murtono

lahir dan tinggal di Mojokerto, Jawa Timur. Buku ceritanya yang sudah terbit berjudul Wisata Buang Cinta (2013) dan Adakah Bagian dari Cinta yang Belum Pernah Menyakitimu (2015). Sedang buku puisinya berjudul Ludruk Kedua (2016). Saat ini bekerja penuh waktu sebagai penulis dan terlibat dalam kelompok suka jalan.

Pencarian Bakat

Dadang Ari Murtono Tidak ada Komentar

Tiga orang—satu perempuan dan sisanya laki-laki—duduk di balik meja panjang dengan masing-masing dari mereka menghadap mikrofon berbatang kecil berwarna hitam. […]

Continue Reading
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Pinterest
  • LinkedIn

Cinta itu Babi

Dadang Ari Murtono Tidak ada Komentar

“Kau tidak bisa membedakan cinta dengan berahi,” kata penyidik itu. * Suatu malam, aku jatuh cinta kepada seekor babi. Kulitnya […]

Continue Reading
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Pinterest
  • LinkedIn

Orang Kafir

Dadang Ari Murtono Tidak ada Komentar

Aku bertemu dengan Nul untuk pertama kalinya di sebuah warung di pinggiran Surabaya. Ia muncul dengan segala yang menandakan keletihan: […]

Continue Reading
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Pinterest
  • LinkedIn

Puisi-Puisi Dadang Ari Murtono; Kwatrin Pararaton

Dadang Ari Murtono Tidak ada Komentar

  kwatrin pararaton   tuhan, siapa pun engkau, bahkan bila bukan tuhan dalam kisah panjang ini, restui hamba, sempurnakan ini […]

Continue Reading
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Pinterest
  • LinkedIn

Semut dan Ikan dan Keinginan-keinginan

Dadang Ari Murtono 1 Komentar

Mia tidak punya sesuatu yang penting untuk dikerjakan sore itu. Tiga puluh tujuh menit sebelumnya, ia telah menuntaskan makan malam […]

Continue Reading
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Pinterest
  • LinkedIn
Perihal Berjalan

Perihal Berjalan

Dadang Ari Murtono 2 Komentar

Angin kemalangan menggulung debu-debu ke angkasa pada hari ke-826 sejak hujan terakhir mengguyur Hutan Sendi. Helai-helai daun kering terbawa terbang […]

Continue Reading
  • Twitter
  • Facebook
  • Google+
  • Pinterest
  • LinkedIn

Sayembara Novel basabasi 2019

TIM KURATOR

Cara Mengirim Tulisan

Terpopuler

Sorry. No data so far.

Kategori

Celoteh (148) Cerita Pendek (177) Esai (165) Extra (26) Hibernasi (158) Memorabilia (40) Puisi (170) Rehal (128) Tajalli (57) Tokoh (12)
  • 1
  • 2
  • Next

Terbaru

  • Seruan kepada Guru Sastra Celoteh25/02/2019

  • Takdir dan Pengabdian di Jawa Tokoh23/02/2019

  • Setelah Sekian Alih Wahana Rehal23/02/2019

Komentar

  • Perempuan yang Disiksa Hidungnya

    Puput Mentari22/02/2019
  • Sayembara Novel Basabasi 2019

    megakuis10/01/2019
  • Namaku Bumi

    Utari Rachma Siwi06/10/2017

Media Sosial

  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • LinkedIn
  • Instagram
  • Pinterest
  • Tumblr
  • Foursquare
  • YouTube
  • Vimeo
  • Tim Kurator
  • Cara Mengirim Tulisan
  • Penulis
  • Disclaimer

© 2019 | basabasi.co | WordPress Themes by ShapingRain

Scroll up