Puisi-Puisi A. Warits Rovi; Senyum Ibel
Senyum Ibel Ibel, putriku, bibirmu tumpuan kembang mekar setangkai-setangkai di tangan musim menggetarkan jantung angin. senyumlah dalam giris hujan yang […]
Senyum Ibel Ibel, putriku, bibirmu tumpuan kembang mekar setangkai-setangkai di tangan musim menggetarkan jantung angin. senyumlah dalam giris hujan yang […]
Bukit-Bukit Ciwidey bekas telaga. jejak rindu menyusup mengorek ingat kini menjelma labirin lembah sempit. sentuhan dingin […]
Masjid Jami’ Bluluk kau selalu ingat sebuah masjid di masa kecil yang setiap azan memanggil dari puncaknya terbuat dari […]
Cinde Wulung (sebelum kembali pada tanah) cinta begitu kiranya benang itu terjatuh meminta serta mengeluh cinta begitu kiranya […]
Mata Pancing ikan yang bermain riang di lubuk halaman rumah orang paling kaya sedunia merasa bosan berenang di tengah deru […]
Puisi 1 Kepada siapakah kupersembahkan buku kecil yang baru, elok dan baru saja dipoles dengan batu apung kering […]